
Dusun Cagunan, Bantul – Mahasiswa KKN-T Kelompok 29 Universitas Alma Ata (UAA), di bawah bimbingan DPL Dita Danianti S.Kom.,M.Kom., menggagas inovasi pemanfaatan air kelapa sebagai solusi alami antihipertensi dan mengubah limbah sabut kelapa menjadi media tanam, menjadikan Dusun Cagunan berpotensi bebas dari masalah hipertensi dan limbah. Kegiatan ini melibatkan 9 mahasiswa KKN-T UAA kelompok 29 yang terdiri dari Surya Andika, Fadly Aziz Azhari, Irfan Susanto, Delimatus Sahdia, Dewi Purwanti, Abel Della Saputri, Mahani Chamaria dan Faizah Nesya Ali Nur Aisyah. Program ini bertujuan meningkatkan kesehatan warga dan menciptakan lingkungan bersih melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan, yang diselenggarakan pada Rabu (12/02/2025).
Hipertensi menjadi masalah kesehatan yang umum di Indonesia, seringkali tanpa gejala khas. Air kelapa muda, dengan kandungan kaliumnya yang tinggi, telah terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah. Kalium dalam air kelapa dapat menghambat angiotensin II, senyawa pemicu peningkatan tekanan darah. Beberapa penelitian menunjukkan air kelapa dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.
Mahasiswa KKN-T Kelompok 29 Universitas Alma Ata mengadakan sosialisasi mengenai manfaat air kelapa bagi kesehatan, khususnya dalam membantu mengendalikan tekanan darah. Warga Dusun Cagunan, termasuk ibu-ibu KWT (Kelompok Wanita Tani), diedukasi tentang konsumsi air kelapa secara teratur sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Selain itu, mahasiswa KKN-T juga memberikan pelatihan pemanfaatan limbah sabut kelapa sebagai media tanam. Sabut kelapa yang sebelumnya dianggap sebagai sampah, kini diolah menjadi media tanam yang bernilai ekonomis. Langkah ini tidak hanya mengurangi masalah limbah, tetapi juga memberikan alternatif media tanam yang murah dan ramah lingkungan bagi warga Dusun Cagunan.
“Tujuan diadakannya kegiatan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dalam pencegahan hipertensi dan mengurangi limbah sabut kelapa, meningkatkan nilai ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja,” ujar Perwakilan Mahasiswa KKN-T. “Kami berharap warga dapat memanfaatkan sumber daya lokal yang ada.” Ucap salah satu anggota KKN-T Kel.29
Kegiatan sosialisasi ini diadakan dengan suasana akrab dan penuh kebersamaan dalam sesi berbincang santai dan tanya jawab, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan antara mahasiswa dan ibu ibu KWT (Kelompok Wanita Tani).
